Setetes Ilmu Di Tengah Lautan Ilmu Ath-Thibbun Nabawi

Pada dasarnya, fitrah kita sebagai manusia adalah makhluk bergerak. Semakin banyak bergerak, semakin baik. Karena dengan bergerak, kita akan lebih sehat. Air bersih di sungai adalah air yang mengalir, apabila tidak tercemari oleh sampah. Tapi air yang tergenang, semakin lama semakin berbau, kotor dan menimbulkan penyakit.

Nabi kita Muhammad SAW sendiri menasehati kita, agar senantiasa beraktivitas terutama di pagi hari akan memberikan keberkahan bagi umurnya. Bahkan ada do’a khusus yang beliau panjatkan kepada Allah untuk keberkahan umatnya di pagi hari :

اللهم بارك أميى فى بكورها

Ya Allah, berkahilah umatku di pagi harinya.

Selain itu, bergerak adalah aktivitas yang akan membantu regenerasi sel-sel tubuh sehingga terus diperbarui. Lewat aktivitas fisik, manusia akan lebih sehat dan mendapat kebugaran.

Banyak ibadah yang dianjurkan dalam Islam membutuhkan gerak tubuh yang tentu sangat menyehatkan. Shalat, misalnya. Diawali dari mengangkat tangan, kemudian ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud hingga salam. Semuanya membutuhkan aktivitas gerak tubuh yang menyehatkan kita.

Karenanya, untuk menjaga kesehatan kita. Kita dianjurkan untuk memperbanyak gerak. Jangan sampai dimanjakan oleh fasilitas yang justru melemahkan tubuh kita. @

Menangis adalah bentuk ungkapan perasaan yang muncul dalam diri seseorang secara alamiah. Baik ketika dia mengalami kesedihan maupun perasaan senang dan gembira. Sebuah penelitian unik yang dilakukan oleh Dr Wiliam A.Barry di Pusat Penelitian Mata dan Air Mata, di Saint Paul Ramos Medical Centre, menyimpulkan bahwa menangis itu sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan emosi kita. Penelitian ini juga menegaskan bahwa merupakan kesalahan jika kita menahan keinginan untuk menangis manakala kita memang sedang menghadapi persoalan yang menuntut kita untuk menangis.

Dr. Barry menegaskan, “Air mata itu jelas sangat berperan dalam membersihkan mata kita dan juga berperan penting dalam meringankan tekanan jiwa yang tersimpan, yang jika terus disimpan justru akan semakin memperparah beberapa jenis penyakit; seperti radang lambung, tekanan darah tinggi, serta peradangan pada selaput usus besar.”

Menangis, baik bagi laki-laki maupun perempuan, merupakan metode yang paling aman untuk memperbaiki kondisi kesehatan. Menangis bukan merupakan tanda akan kelemahan seseorang atau ketidak-matangannya. Ia justru merupakan cara alami untuk melenyapkan unsur-unsur yang merugikan dari dalam tubuh untuk disingkirkan manakala seseorang itu sedang mengalami kegoncangan.

Berbagai studi kedokteran menegaskan bahwa otak itu akan mengeluarkan unsur-unsur kimiawi pada air mata yang dikeluarkan ada saat air mata itu mengalir. Di samping itu, menangis juga akan menambah jumlah detak jantung dan dapat dikategorikan sebagai latihan yang bermanfaat bagi diafragma serta otot-otot dada dan kedua pundak. Setelah menangis, kecepatan detak jantung akan kembali normal, otot-otot akan bisa meregang dan selanjutnya akan muncul kondisi perasaan yang nyaman, sehingga pandangan seseorang kepada berbagai persoalan yang dihadapinya itu menjadi lebih jelas.

Akan tetapi, studi itu mengingatkan bahwa menahan air mata bisa menyebabkan perasaan tertekan dan tegang, yang selanjutnya bisa menyebabkan munculnya berbagai penyakit, seperti pusing dan bisul.

Wallahu’alam @

Disadur dari : “Berobat dengan Air Mata“, Hasan bin Muhammad Ba Mu’aibid, terbitan Mumtaza.

 

Makan-Minum sambil Berdiri

Minum-dudukDi kota besar seperti Jakarta —  atau bahkan beberapa kota lainnya, kita sering menjumpai acara pesta pernikahan dengan menyediakan ruangan besar bagi tamu tanpa kursi dan meja. Hidangan jamuan makan untuk tamu terhidang di sebuah meja besar dan panjang. Dalam kondisi seperti itu, mau tidak mau, tamu akan makan dan minum sambil berdiri. Di kalangan remaja atau para selebritis, kita juga mengenal apa yang disebut sebagai standing party. Sebetulnya, apakah makan dan minum sambil berdiri itu baik untuk kesehatan kita?

Dalam sebuah hadis, Anas radhiallahu’anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW melarang minum sambil berdiri. Qatadah berkata, “Lalu kami bertanya, ‘Kalau makan?’ . Beliau bersabda, ‘Kalau makan (sambil berdiri) maka itu lebih buruk dan keji‘. (HR Muslim, kitab al-Asyribah).

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda:

Janganlah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Barang siapa yang lupa hal itu, hendaklah ia memuntahkannya” (HR Muslim/3775).

Dr. Abdurrazzaq al-Kailani menjelaskan bahwa makan dan minum sambil duduk lebih menyehatkan, aman, enak dan menjaga kehormatan. Sebab, apa yang dimakan dan diminum sambil duduk akan melewati dinding perut dengan pelan dan lembut. Sedangkan, minum sambil berdiri menyebabkan jatuhnya air ke dasar perut dengan keras dan menghantamnya. Jika hal ini terjadi secara berulang-ulang, dan dalam waktu yang lama bisa menyebabkan perut menjadi longgar dan lemah. Selanjutnya, perut akan sulit mencerna.

Dahulu, Nabi pernah minum sambil berdiri karena kondisi darurat yang menghalanginya untuk minum sambil duduk, seperti keadaan sesak di tempat-tempat yang suci. Beliau tidak menjadikan hal itu sebagai kebiasaan dan terus-menerus. Di samping itu, makan sambil berjalan juga tidak sehat, sebagaimana yang telah diketahui masyarakat muslim.

Dr. Ibrahim ar-Rawi menyatakan bahwa manusia ketika berdiri dalam keadaan tertekan; maksudnya, tubuh menerima tekanan gravitasi yang tinggi ketika berdiri, dan alat penyeimbang dalam syarafnya dalam keadaan sangat aktif. Sehingga, ia melakukan kontrol penuh terhadap seluruh otot tubuh untuk melakukan keseimbangan dan berdiri tegak. Hal itu membuat manusia tidak mampu mendapat ketenangan dari organ tubuh yang berfungsi untuk aktivitas makan dan minum. Ketenangan ini hanya diraih manusia saat dalam kondisi duduk. Sebab, sejumlah otot dan syaraf dalam keadaan tenang dan santai, panca indra normal, serta respon sistem pencernaan terhadap makanan dan minuman juga semakin baik.

Fakta lainnya, makan dan minum yang dilakukan dengan berdiri secara terus-menerus akan membahayakan dinding usus dan beresiko menyebabkan luka pada lambung. Menurut para dokter, 95% luka pada lambung terjadi di tempat-tempat jalan masuknya makanan atau minuman. Saat berdiri, akan terjadi pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah. Ini terkadang menyebabkan rasa sakit dan mengganggu fungsi pencernaan. Akibatnya, seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.

Wallahu’alam @

Setiap Penyakit Ada Obatnya

Digital imageHidup di dunia ini pasti tidak akan pernah lepas dari ujian dan cobaan. Bahkan ujian dan cobaan itu merupakan bagian dari sunnatullah (ketetapan Allah) yang pasti berlaku bagi semua manusia. Allah menguji kita dalam bentuk yang kita tidak senangi, seperti sakit misalnya. Ataupun dalam bentuk yang kita senangi, yaitu kekayaan, kesehatan dan kenikmatan hidup yang kita rasakan. Semuanya merupakan ujian untuk mengukur kadar keimanan kita kepada kekuasaan Allah SWT.

Dalam al-Quran, surat Al-Anbiyaa :35, Allah berfirman :

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan” .

Ibnu Abbas radhiallahu’anhu berkata mengenai ayat ini : “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan, kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan maksiat, petunjuk dan kesesatan”.

Ketika sakit, kita bersabar dan berusaha untuk mencari obat agar penyakit itu bisa hilang. Dan yang perlu kita yakini, bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya, sebagaimana hadis yang disebutkan berikut ini.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari hadis Abu Zubair, dari Jabir bin Abdillah, dari Nabi shallallhu ‘alaihi wasallam (SAW), bahwa beliau bersabda :

Masing-masing penyakit pasti ada obatnya. Kalau obat sudah mengenai penyakit, maka pasti akan sembuh dengan izin Allah SWT” .

Dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, dari Atho’, dari Abu Hurairah bahwa ia berkata : Rasulullah SAW bersabda :

Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia menurunkan obatnya“.

Kedua hadis di atas menjelaskan kepada kita, bahwa penyakit apa pun yang diderita oleh manusia, pasti ada obatnya. Ikhtiar mencari pengobatan untuk memperoleh kesembuhan terhadap penyakit itu adalah bagian dari ibadah, sehingga harus diniatkan karena Allah SWT dan berusaha agar tidak bertentangan dengan syariat.

Banyak pilihan yang bisa diambil seseorang ketika dia memutuskan untuk mengobati penyakitnya. Ada yang bertemu dengan dokter, tabib, atau sinshe. Namun apa pun pilihannya, seorang muslim hendaknya meyakini bahwa yang menyembuhkan penyakit adalah Allah SWT. Apapun jalan ikhtiar yang kita ambil, semuanya bermuara kepada tawakkal kepada Allah SWT.

Wallahu’alam @

habbah sauda'Siapa yang tak kenal dengan habbatus sauda‘? Biji berkhasiat yang disebutkan dalam hadis Nabi sebagai obat segala penyakit ini ternyata memiliki kemampuan luar biasa. Satu di antaranya adalah sebagai penguat sistem kekebalan tubuh kita.

Salah satu bukti rahmat Allah SWT yang besar adalah, Dia telah menciptakan sistem khusus untuk melindungi tubuh kita dari serangan luar mikro organisme berikut racun-racun yang dimasukkannya ke dalam tubuh manusia.

Sistem pertahanan ini disebut dengan sistem imunitas (immunity system) yang menjalankan dua fungsi yang saling melengkapi untuk mencegah sekaligus membuang faktor penyebab penyakit yang menyerang tubuh. Entah dengan langsung menghancurkannya atau dengan memproduksi antibodi-antibodi dan sel-sel spesifik yang sesuai dengan struktur organisme yang menyerang tubuh terlebih dahulu, sebelum akhirnya memusnahkannya.

Habbatus sauda‘ sendiri diketahui perannya dalam sistem kekebalan tubuh, setelah adanya penelitian yang dilakukan oleh Dr. El-Kadi dan kawan-kawan di Amerika Serikat. Dari hasil penelitian ini kemudian banyak majalah kesehatan yang terbit di Timur Tengah maupun Amerika memberikan tanggapannya.

Majalah Mana’ah Dawa’iyah mempublikasikan hasil riset seputar pengaruh habbatus sauda’ terhadap limfosit penghancur sel-sel kanker manusia di luar, dalam tabung percobaan, serta terhadap aktivitas fagositosis sel-sel darah putih berinti banyak.

Majalah Kanker Eropa, mempublikasikan sebuah hasil riset tentang pengaruh zat aktif thymoquinon– yang terkandung dalam habbatus sauda’ — terhadap kanker lambung pada tikus. Riset tersebut membuktikan bahwa berbagai macam minyak asiri yang terdapat pada biji habbatus sauda’ bisa dianggap sebagai faktor kimiawi yang kuat dan mampu mencegah terjadinya kanker di lambung. Diduga, hal ini disebabkan minyak asiri tersebut memiliki efek anti-oksidan dan anti-inflamasi.  Dan masih banyak lagi publikasi dari berbagai majalah kesehatan yang terbit di luar negeri.

Mengonsumsi habbatus sauda’ secara rutin, insya Allah akan menguatkan sistem kekebalan tubuh kita. Apalagi, nabi kita Muhammad SAW menyebutnya sebagai dawaaun likulli daain (obat dari segala macam penyakit).

Wallahu’alam @

Bawang Merah, Si Bola Emas

Seperti halnya bawang putih, bawang merah adalah salah satu pelengkap bumbu di dapur kita. Warnanya merah dan bentuknya tidak jauh berbeda dengan bawah putih. Bawang merah adalah sejenis sayuran dari keluarga liliceae, sayuran yang memiliki aroma menyengat karena kandungan sulfat alil, yaitu zat belerang yang mudah menguap.

Oleh karena itu, hendaknya berhati-hati menggunakan bawang merah iris yang disimpan, karena akan layu dan menjadi bahan beracun, maka sebaiknya gunakan dalam keadaan segar.

Para ulama Islam terdahulu telah memanfaatkan bawang merah sebagai salah satu sarana pengobatan untuk berbagai macam penyakit. Ibnu Baitar, misalnya, dia memberi penjelasan tentang manfaat sayuran yang juga dikenal sebagai al kurah adz dzahabiah atau bola emas ini : “Bawang merah menambah nafsu makan, melembutkan dan membikin haus perut. Jika direbus akan melancarkan kencing. Memakan bawang merah bisa meningkatkan libido. Bau bawang merah bisa dihilangkan dengan kenari bakar dan keju goreng“.

Sebuah majalah terbitan Perancis menulis, bahwa ahli kedokteran George Luckvisky menginjeksi banyak pasien – utamanya penderita kanker -, dengan serum bawang merah, ternyata mendapatkan hasil yang sangat menggembirakan.

Bahan-bahan aktif medisinal yang terdapat dalam bawang merah adalah vitamin C yang anti pembusukan, hormon-hormon seks penambah gairah kaum lelaki, bahan colocnin, yaitu sejenis insulin yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Oleh sebab itu, bawang merah termasuk obat-obatan yang berguna bagi penderita gula darah. Di dalam bawang merah juga terdapat belerang, besi dan vitamin yang dapat menguatkan otot-otot.

Kita temukan petani-petani miskin yang bergantung pada makanan yang banyak bawang merah segar akan menjadi lebih kuat daripada orang kaya yang makan makanan enak dan bergizi serta hidup dalam kemewahan. Kita percaya bahwa umur di tangan Allah, tetapi secara empiris terbukti bahwa orang-orang yang panjang usia adalah orang-orang yang paling banyak mengonsumsi bawang merah.

Wallahu’alam @

Air, Anugerah Yang Luar Biasa

Tidak ada seorang pun yang bisa bertahan hidup tanpa air. Karena air adalah kebutuhan mendasar manusia yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidupnya. Demikian pentingnya air bagi kehidupan kita, maka tak heran kalau Allah SWT banyak memberi informasi kepada kita tentang air.

Kalau kita buka al-Quran, akan kita temukan banyak sekali ayat-ayat al-Quran yang berbicara tentang air. Ada sekitar 63 kali penyebutan kata ‘maaun‘ (air) atau ‘al-maau‘  dalam al-Quran.

Dalam surat al-An’aam, misalnya, Allah  SWT berfirman tentang air :

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak” (Qs. Al-An’am:99).

Sejujurnya, kita sungguh akan takjub, bagaimana bisa, air yang turun dari langit dapat memberi pengaruh terhadap pertumbuhan makhluk di bumi ini, baik itu tumbuh-tumbuhan, hewan maupun manusia. Pernahkah kita merenungkan betapa luar biasanya karunia Allah yang satu ini?

Dari air pula lah bermula sebuah kehidupan, sebagaimana isyarat yang Allah berikan dalam firman-Nya :

“… Dan dari air, Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman? ” (Qs. Al-Anbiya: 30).

Salah seorang ulama menulis dalam kitab yang berjudul Fii Zhilaalil Quran :  “.. ayat di atas menunjukkan bahwa air adalah suatu hal yang sangat penting, yang dianggap oleh para ulama sebagai perkara yang besar. Yaitu  hakikat bahwa air itu benih kehidupan. Sebuah hakikat yang benar-benar menggugah hati. Kita meyakini kebenaran al-Quran dari keimanan kita bahwa al-Quran itu datang dari Allah SWT, bukan karena kesesuaian teori dan penemuan-penemuan ilmiah tentang air“.

Adanya fakta ilmiah tentang kehebatan air justru memperkuat keyakinan kita akan kemaha-kuasaan Allah SWT, Sang Pencipta air yang menjadikan seluruh makhluk-Nya bisa melangsungkan kehidupannya. Mari kita coba lihat, bagaimana air bisa ‘bergerak’ secara ajaib di tubuh kita :

- Air adalah pelarut paling penting yang dikenal oleh manusia. Oleh karena itu, air merupakan pelarut berbagai unsur dan senyawa yang diangkut dari tanah dan bebatuan menuju seluruh bagian tanaman atau dari makanan menuju seluruh anggota tubuh manusia. Ini karena air merupakan senyawa yang tidak mudah terurai dan memiliki keistimewaan.

- Air merupakan unsur penting dalam membentuk tubuh seluruh makhluk hidup. Telah dibuktikan dalam analisis, bahwa kadar air dalam tubuh manusia dewasa mencapai 71%, sementara pada janin sekitar 93%. Adapun jumlah air dari susunan darah manusia mencapai lebih dari 80% dan lebih dari 90%  dari sebagian besar tanaman dan hewan.

- Seluruh aktivitas dan proses kehidupan, mulai dari makan hingga mengeluarkan sisa-sisa makanan, dari perkembangan menjadi pembiakan, tidak bisa dilakukan tanpa adanya air. Air juga digunakan dalam proses metabolisme, pertukaran larutan antara sel-sel tubuh, serta antara sel-sel dan jarak yang memisahkan keduanya. Itu  dilakukan dengan perantara pembuluh darah kapiler, yang mengangkut larutan-larutan air melalui dinding sel dan berakhir dengan pembentukan sel-sel dan jaringan baru yang dapat membantu perkembangan dan pembiakan. Akhirnya, ia membersihkan toksin pada tubuh dan sisa-sisa kotoran melalui berbagai bentuk pengeluaran.

Subhanallah..

Betapa dahsyatnya pengaruh air dalam kehidupan kita. Air adalah anugerah besar yang Allah SWT berikan kepada makhluk-Nya. Semoga kita selalu mensyukuri nikmat Allah ini.

Wallahu’alam @

Buah Tin, buah Surgawi

Abu Darda radhiallahu’anhu  meriwayatkan bahwa Nabi bersabda :  “Sekiranya kukatakan ada buah-buahan yang turun dari surga maka itulah buah tin. Sebab, buah-buahan surga itu tanpa biji. Makanlah ia, karena ia dapat menghentikan wasir dan bermanfaat menyembuhkan encok“  (Dituturkan oleh Ibnu Qayyim dalam kitab  Zaadul Ma’aad )

Buah tin adalah makanan bergizi tinggi karena mengandung monosaccharides (molekul gula tunggal), unsur-unsur mineral dan vitamin. Ia banyak dipakai untuk mengobati sembelit. Orang-orang Arab atau Badui biasa menggunakan hasil rebusan daun-daunnya untuk mengobati gangguan menstruasi. Selain itu, ia juga bisa digunakan untuk produksi susu.

Adapun manfaatnya dapat menghilangkan wasir maka hal itu disebabkan ia berfungsi melancarkan (buang air besar) dan menahannya. Sedangkan keistimewaannya untuk mengobati encok – meresapnya asam garam (urat) dalam persendian bisa dibuktikan dengan penjelasan berikut.

Encok disebut juga dengan ‘penyakit para raja’ karena salah satu penyebabnya adalah berlebihan makan daging merah yang menyebabkan kerusakan asam amino, yaitu asam sel somatic. Telah ditetapkan bahwa buah tin memiliki kaitan dengan enzim yang khusus mengubah trimethyl menjadi asam folat.

Enzim yang biasanya bekerja dalam satu sisi saja maka ia bekerja dalam dua sisi sehingga seimbang. Oleh karena itu, obat-obatan dari luar melemahkan enzim, tetapi buah tin bisa menormalkan kinerja enzim. Sebab, encok adalah satu penyakit yang disebabkan kesalahan dalam metabolisme.

Buah tin juga salah satu nama buah yang secara khusus disebut di dalam al-Quran. Ini menunjukkan manfaat dan keutamaan dari buah tin. Allah berfirman : “Demi buah tin dan zaitun” (QS, at-Tin:1).

Wallahu’alam @

Mengobati Sakit Asma

Asma atau penyakit yang dikenal sebagai sesak nafas adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan pada cabang-cabang saluran udara (pipa-pipa super canggih yang lentur dan bekerja sangat otomatis) di paru-paru. Gangguan tersebut di antaranya akibat endapan lendir yang keluar dari dinding saluran tersebut dalam rangka menjerat, menerkam dan melumpuhkan bibit penyakit atau benda asing yang berpotensi merusak paru-paru.

Di antara fungsi saluran udara di paru-paru adalah menyeleksi dengan cermat setiap udara yang masuk. Karenanya bila pekerjaan yang diemban begitu berat, atau saluran udara ini bermasalah bisa membuat makhluk ini rusak, sehingga jadi kurang elastis (kaku), meradang, mengeluarkan lendir berlebihan yang mengganggu aliran udara. Lendir yang tersimpan di dinding saluran nafas bisa merembes deras bila lapisan pelindungnya mulai rapuh atau jebol.

Beberapa penyebab Asma

Polusi

Udara bersih yang kita hirup sangat dibutuhkan oleh paru-paru agar tubuh kita tetap sehat. Polusi udara yang menyebabkan udara tidak bersih kemudian kita hirup, menjadikan tubuh kita terserang asma.

Di Jakarta misalnya, ibu kota yang berpenduduk padat ini dipenuhi dengan hutan beton, bangunan, pabrik yang tingkat polusinya menempati ranking 5 besar di dunia.

Polusi bisa berasal dari polutan/asap alat transportasi, uap dari cerobong pabrik/industri, asap pembangkit listrik, pembakaran (perapian, kompor dan ragam alat pembakaran).

Tempat Tinggal dan Lingkungan Kotor

Lingkungan tempat tinggal yang kotor dan bau tak sedap, dapat menyebabkan sesak nafas. Demikian juga dengan sirkulasi udara yang tidak lancar di rumah kita.  Itulah sebabnya, Rasulullah SAW menganjurkan agar kita senantiasa menjaga kebersihan. Beliau bersabda : “Islam itu agama yang bersih, maka hendaknya kamu menjadi orang yang bersih, sesungguhnya tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang bersih” (HR Tabrani).

Pemanis Buatan

Pemanis sintetis/buatan, ternyata membawa implikasi yang merugikan kesehatan, khususnya saluran pernafasan. Di Eropa dan Amerika sendiri peredaran pemanis buatan seperti aspartam, sakarin, siklamat, sukralosa, xylitol atau sorbitol mendapat protes dari sejumlah ahli kesehatan.

Beberapa ahli kesehatan menyerukan bahaya penggunaan pemanis buatan, terutama aspartam bagi kesehatan, di antaranya dapat memicu sesak nafas (asma).

Gizi Buruk

Seseorang yang mengalami gizi buruk/ kekurangan gizi akan terkena sakit asma ketimbang mereka yang mengkonsumsi makanan dengan gizi yang cukup. Hal ini dikarenakan, organ saluran nafas yang bercabang-cabang di paru-paru tidak mampu bekerja optimal, sehingga menimbulkan sesak nafas.

Pembasmi Serangga, Pembersih dan Pengharum

Obat pembasmi serangga yang sering digunakan untuk membunuh nyamuk dan kecoa di rumah kita ini, ternyata bisa menimbulkan dampak lain. Yaitu terhisapnya udara yang mengandung bahan-bahan berbahaya dari obat pembunuh serangga itu. Demikian juga dengan pembersih lantai/kaca, perabotan logam, deterjen, pengharum dan pemutih pakaian, bila digunakan berlebihan dan dihirup terlalu lama bisa merusak saluran pernafasan.

Tiadanya Ketenangan (Stress)

Beban hidup yang berat, ketegangan jiwa, baik berupa rasa cemas, dapat menimbulkan pengaruh kerja paru-paru, sehingga memunculkan penyakit asma.

Terapi Penyakit Asma

Terapi penyakit sesak nafas dan yang sejenisnya secara umum telah diresepkan oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitab Ath-Thibbun Nabawi“-nya, yakni minum minyak satu sendok habbatus sauda’ dicampur air. Karena banyak ahli pengobatan sependapat bahwa minyak habbatus sauda’ sangat cepat memburu atau menembus sumber-sumber penyakit. Selain itu, asma bisa juga diatasi dengan terapi bekam dan gurah.

Wallahu’alam @

Bagi setiap wanita yang hamil, proses melahirkan adalah peristiwa yang sangat mendebarkan dan bagian dari perjuangan antara hidup dan mati. Oleh karena itu, melewati proses melahirkan dengan normal, lancar dan sehat, adalah dambaan setiap wanita yang telah memasuki masa kandungan 9 bulan.

Dalam al-Qur’an, surat Maryam ayat 25-26, Allah SWT telah memberi petunjuk kepada Maryam, saat dia menghadapi masa-masa sulit – kelahiran putranya yang kelak menjadi utusan Allah, yaitu nabi Isa Al-Masih.

Allah SWT berfirman :

Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.” (Maryam:25-26).

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah, membawakan perkataan Amr bin Maimun di dalam tafsirnya: “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb an-Nabawi wa al-’Ilmi al-Hadits, mengatakan :

Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama.

Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistole-nya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh”

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan. Bahkan Allah SWT memerintahkan kepada Maryam al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan).

Kadar besi dan kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu dan juga dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan kalsium merupakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Hal itu karena dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

Wallahu’alam @

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.